Benar itu indah, benar itu adil, benar itu satu, maka, benar itu adalah Tuhan

Kopi dan Cinta


Jika kopi adalah sosok yang dicintai, maka beginilah tipe para pecinta itu:

» Ada yang suka kopi, tapi kopi yang dicampur cokelat, atau susu. Sehingga rasa kopi berganti menjadi cokelat, atau menjadi rasa baru dan itu bukan lagi asli rasa kopi.

Orang seperti ini adalah seseorang yang mencintai pasangannya dengan mengubah tampilan, bahkan karakter pasangannya. Sebenarnya, ia tidak menyukai pasangannya, melainkan mencintai dirinya sendiri dengan cara memaksa pasangannya menjadi apa yang dia mau.

» Ada pula yang suka kopi, tapi mesti dicampur gula. Kopi tanpa gula terlalu pahit menurutnya. Meski begitu, rasa kopi tetap ada dan tidak berubah. Hanya lebih manis saja.

Orang dengan tipe kedua ini seperti seseorang yang memang mencintai pasangannya, tapi mesti dipoles dengan hal tertentu seperti pakaian dan make up. Tujuannya biar lebih cantik dan anggun saja.

» Selain dua tipe di atas, ada tipe yang ketiga. Tipe ketiga ini menyukai kopi tanpa gula, cokelat, susu, dan semua campuran. Ia tidak suka kopi dengan varian yang diciptakan peraciknya. Kopi adalah kopi; pahit dan sedikit keasam-asaman.

Orang ini ibarat pecinta yang tidak menuntut apa pun pada pasangannya. Tanpa make up, baju bagus, ia tetap suka. Ia mencintai pasangannya apa adanya. Tipe seperti ini yang sulit, tapi ada di dunia ini. Ia mencintai tanpa alasan, sebab satu-satunya alasan adalah cinta; hanya cinta yang abadi.
Blog ini dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1997 tentang hak cipta. Diberdayakan oleh Blogger.