Langsung ke konten utama

Aku Dalam Berita

Postingan kali ini hanya ingin mendokumentasikan namaku yang dimuat di dalam berita (bukan tulisanku), baik media cetak, maupun media online. Hanya saja, karena media cetak susah dan tak mungkin lagi kucari bangkainya, maka dalam postingan kali ini aku hanya memuat berita tentangku (atau yang memuat namaku) yang dipublish di media online saja. Tidak termasuk Blog.



Serambi Indonesia

BANDA ACEH - Tiga mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar-Raniry Banda Aceh, akan mengikuti debat konstitusi tingkat nasional di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI), 22-25 Juni mendatang.Debat tersebut akan diikuti mahasiswa dari 100 lebih perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.

Ketiga mahasiswa yang akan mengikuti debat tersebut, yaitu Ahmad Yanis, Khairil Akbar, dan Teguh Murtazam. Ketiganya mahasiswa Fakultas Syariah. Ahmad Yanis dan Teguh Murtazam tercatat sebagai mahasiswa jurusan Ekonomi Islam, sedangkan Khairil Akbar mahasiswa jurusan Pidana dan Politik Islam.

Dalam siaran pers yang diterima Serambi, kemarin, disebutkan, tahun ini IAIN Ar-Raniry menjadi satu-satunya IAIN di Indonesia yang maju ke debat konstitusi tingkat nasional. Tim IAIN Ar-Raniry sendiri maju ke tingkat nasional setelah menjadi semifinalis di Regional VI Sumatera bersama Universitas Andalas (UNAND) Padang, Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, dan Universitas Sriwijaya Palembang.

Di tingkat Regional yang digelar 22-24 Mei lalu di Fakultas Hukum USU Medan, IAIN Ar-Raniry masuk empat besar setelah menyisihkan Universitas Negeri Padang, Universitas Muhammadiyah Sumut dan Universitas Islam Riau.

Saat ini, tim IAIN Ar-Raniry sedang mempersiapkan diri lebih matang untuk menghadapi kompetisi dimaksud. Tim ini dibimbing Pembantu Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Syariah IAIN Ar-Raniry, Drs Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA dan Ihdi Karim Makinara SHI MH sebagai dosen Tata Negara Fakultas Syariah IAIN Ar-Raniry.

Sementara materi debat antara lain, hak anak diluar nikah, parliamentary threshold secara nasional, kewenangan MK menguji undang-undang ratifikasi perjanjian internasional, kenaikan harga BBM, penghapusan tenaga kerja outsorching, hukuman mati bagi koruptor, dan lainnya.(saf/rel)

* mahasiswa ikut debat
- Ahmad Yanis, lahir Batuphat Timur, 4 April 1990, mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam (Mu’amalah wal Iqtishadhiyah) Fakultas Syariah
- Khairil Akbar, lahir Lawe Loning Aman, 17 April 1991, mahasiswa Jurusan Pidana dan Politik Islam (Jinayah wa Siyasah) Fakultas Syariah
- Teguh Murtazam, lahir Meulaboh, 28 Mei 1993, mahasiswa JurusanEkonomi Islam (Mu’amalah wal Iqtishadhiyah) Fakultas Syariah

Berita Terkait:
Atjeh Link
Lintas Gayo

Ini berita  yang berbeda namun aku tidak mengetahuinya sama sekali sebelumnya.

Atjeh Post


ORGANISASI Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Koalisi Advokasi dan Pemantau Hak Anak (KAPHA), menjalin kerjasama dengan menggelar diskusi tentang advokasi hak anak, di Old Town Cafe Darussalam Kota Banda Aceh, Minggu 17 Februari 2013.

Kerjasama ini bertujuan untuk membangun pemahaman bersama dari mahasiswa tentang perlindungan akan hak-hak anak di Provinsi Aceh.

Hadir dalam kegiatan ini puluhan kader IMM yang berasal dari Unsyiah, IAIN Ar Raniry, Unmuha, dan U'budiyah.

Ketua Pimpinan Cabang IMM Kota Banda Aceh, Khairil Akbar, mengatakan kerjasama ini sangat menguntungkan kedua belah pihak.

"Kerjasama ini menguntungkan kedua belah pihak, baik IMM maupun KAPHA. Dimana, IMM mendapat keuntungan akan pemahaman-pemahaman tentang hak-hak anak, dan KAPHA sendiri terbantu dalam hal komunikasi dilevel mahasiswa," kata Khairil Akbar.

Khairil Akbar berharap agar kedepan kerjasama ini dapat berjalan dengan lancar. Salah satu bentuk kerjasama ini, adalah kegiatan bersama kelompok anak di Desa Ajun, yang akan berlangsung Minggu depan.(mrd).

Cuma ini berita yang ku temui di media online terkait diriku. Sementara berita lainnya yang memuat namaku, bisa jadi aku belum jumpa, atau itu memang rilis yang kukirim, dan alasan lainnya yang aku sendiri belum tahu kenapa. He he he...