Langsung ke konten utama

ANDA BERHAK SUKSES, GAK PERCAYA?

Sebenarnya kita sudah membayar
Hanya saja kita sering kali lupa untuk mengambilnya

Al-kisah, seorang anak memasuki kapal pesiar yang siap berangkat. Pelayaran pun dimulai. Di dalam kapal, seorang pelayan diherankan dengan keberadaan si-anak yang sedang asik memakan roti sambil duduk santai. Kecurigaan sang pelayan pun menimbulkan dialog yang unik dan menarik antara sang anak dengan pelayan kapal. Berikut percakapannya:
Pelayan: Dik, bisa tunjukkan tiketnya?
Anak: Ini mbak
Pelayan: Mengapa makan cuma makan roti, sementara tiket yang mahal sudah adik bayar?
Anak: Uang saya sudah habis untuk membeli tiket
Pelayan: Bila sudah membayar tiket, maka fasilitas yang ada termasuk makan minum, semua gratis
Pemikiran yang keliru sering kali melanda kita. Kisah di atas merupakan example (contoh) yang kerap kali terjadi pada diri kita. Tamsilan sukses sama seperti fasilitas kapal yang sudah kita bayar dengan harga tiket, namun karena kurangnya informasi dan komunikasi, kita malah lupa bahkan tidak tahu bahwa sukses itu sebenarnya milik kita. Kita berhak meraih sukses, karena sukses bukanlah hak paten bagi pengusaha, politisi, dokter dan profesi lainnya. Sukses adalah hak universal dan bisa dinikmati oleh siapa saja. Namun kita sering kali lupa bahwa sukses tidak datang begitu saja ke rumah kita, sukses bahkan tidak akan mau hadir meski anda membayarnya (seperti menyogok dsb.
Oleh karenanya, sukses itu mesti diambil, dan usaha adalah tangan yang tepat untuk megambilnnya. Pertanyaan yang sering menghambat kita untuk tidak percaya bahwa sukses adalah hak kita adalah ketika kita yang sudah berusaha namun tidak meraihnya. Teman yang baik hati, dalam usaha hindari kata "tapi" karena ia bagaikan tembok penghalang yang akan selalu meninggi disetiap kali anda puji. Mari memahami agar tembok itu tak bisa berbuat apa-apa di setiap langkah anda.

Bukan sukses yang tak ingin menghampiri, tapi karena sukses ingin anda menjemputnya. Bila penjemputan sudah anda lakukan, setialah menunggu dengan terus menghubunginya. Mengapa? Karena hal yang sering terjadi adalah sukses sering kali menguji, dan orang-orang yang shabarlah yang tahan terhadap ujian. Anda tahu KFC? Apakah pencetusnya meraih sukses di usia muda? Bukan muda atau tuanya yang menjadi tolak ukurnya, tapi proses kesuksesannya yang patut kita tiru. Usaha dan terus berusaha menjadikan KFC begitu digandrungin dengan gelar Jagonya Ayam.

Teman, 99 kali usaha tanpa hasil, bukan berarti hasil itu tiada, hanya saja ia ingin anda mencobanya lagi. Karena di saat anda menyudahi, sungguh penyesalan akan menghampiri. Lihatlah kisah-kisah inspiratif dari berbagai tokoh dunia, anda akan memahami bahwa sukses sebenarnya sangat dekat bagi orang-orang yang pesimis, hanya butuh sedikit optimis untuk mendapatkannya. Dan sebenarnya, tidak ada orang yang pesimis, hanya saja dia terlalu optimis untuk menjadi pesimis. Sama halnya ketika ada orang yang malas, sejatinya dia adalah rajin, rajin memelihara kemalasannya. Semua kita rajin, semua kita optimis, semua kita sukses, so, kita hanya sering salah menempatkannya. Kita sukses membuat diri pengangguran, kita rajin memelihara kemalasan, kita optimis untuk kalah dan kita berhasil menempatkan sesuatu bukan pada tempatnya.

So, karena ANDA BERHAK SUKSES, ambillah dia, dan tempatkan pada tempatnya. Bukti sederhana dari kesuksesan itu terlihat dari semakin baiknya hari anda dari waktu ke-waktu.
Katakan "Ya" untuk terus Mencoba
Semua usaha ada nilainya

Khairil Akbar Ibn Syarif el-Induniesy
Motivator: Muhammad Saw, Bong Candra, Arvan Pradiansyah, Mario Tegugh

Komentar

  1. wah,,makch motivasinya,,,!!!

    BalasHapus
  2. wah cocok nih sama postinganku. bahkan ada kisah yang agak miripnya. xD monggo dikunjungi buat bahan sharing :) http://bermimpimeraihsukses.blogspot.com/2011/12/see-you-at-top.html

    BalasHapus
  3. Thank's Bang . . . . Di Follow lah Bang . . .Please

    BalasHapus
  4. postingan ini mengingatkanku pada bukunya ippho santoso.. thanks sharenya. :)

    BalasHapus
  5. Thank's juga atas kunjungannya... salam kenal ya mas....

    BalasHapus
  6. anak jongar bar..!13 Desember 2011 07.33

    semoga berhasil dalam menggapai cita-cita.amin

    BalasHapus

Posting Komentar

Kalau sudah baca, mohon dikomentari ya. Terima kasih.