Benar itu indah, benar itu adil, benar itu satu, maka, benar itu adalah Tuhan

KISAH MANIS BERAKHIR SADIS

Dulu, sesuatu yang kuharap-harap
Selalu ku dapat
Dulu, semua cita-cita
Selalu tercipta
Kau selalu ada, mengiring hariku dalam canda
Selalu tertawa, kau penepis duka lara

Apa itu berlanjut?
Kini kau buat aku terkejut
Bahtera cinta telah hanyut
Hatiku tak lagi terpaut
Kau pun larut

Memang terukir sudah, dalam puisi
dalam catatan pribadi
Tapi apa kau mengerti? Letih jariku menari
Merekam cinta yang kita lalui

Cukup, hatiku telah ku tutup
Pergi, bagiku kau tiada lagi
Cukup, menahan derita ini aku tak sanggup
Pergi, Jauh dan takkan kembali

Lembaran baru sudah habis
Kisah manis berakhir sadis
Adakah penjaja cinta
Yang rela memberiku tinta untuk menitik
Walau tak cantik namun setia
Walau sumbang terus melantunkan lirik, musik dan tak mengusik

Khairil AKbar Ibn Syarif el-Induniesy
Blog ini dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1997 tentang hak cipta. Diberdayakan oleh Blogger.